Syalom! Guest

Penderitaan Yesus

Diskusi umum yang berhubungan Kekristenan

Persekongkolan melawan Yesus

Postoleh admin » Sel Apr 26, 2011 4:38 pm

Gambar
Apa yang dikatakan dan dilakukan Yesus membuat para pemuka agama - ahli Taurat dan para imam Bait Allah - semakin geram kepadanya. Tafsiran Yesus terhadap Hukum Taurat, mukjizat dan popularitas Yesus, semua mengusik kenyamanan hati mereka. Karena Yesus dapat membuat mukjizat, kerumunan banyak orang yang mengikutinya memperlakukan Yesus seperti seorang pahlawan.

Para pemuka agama kuatir orang Romawi yang berkuasa saat itu dapat dengan mudah menyalahkan Yesus sebagai pemimpin pemberontak dan kemudian menghancurkan bangsa Yahudi. "Jika kita membiarkan Yesus seperti sekarang ini," kata mereka, "setiap orang akan percaya kepadanya, dan penguasa Romawi akan bertindak dan menghancurkan Bait Allah dan bangsa kita!"

Mereka memperdebatkan bahwa lebih baik bagi semua orang untuk menyerahkan Yesus dan membiarkannya mati, daripada seluruh bangsa hancur.

Yudas Iskariot dan 30 keping perak


Para pemuka agama kesulitan mencari cara menangkap Yesus. Ketika Yesus dikelilingi kerumunan banyak orang, mereka tidak mudah mendekat dan menariknya pergi karena kuatir dapat menyebabkan kerusuhan. Saat Yesus pergi dengan para murid, mereka tidak tahu dimana menemukannya.

Peluang mereka datang ketika salah satu murid Yesus, Yudas Iskariot, mendatangi mereka dan bermaksud mengkhianati Yesus. Para pemuka agama itu memberinya 30 keping perak sebagai upah informasi tempat keberadaan Yesus saat Yesus sendirian. Yudas mulai mencari kesempatan bagus untuk memberi mereka petunjuk.
Avatar pengguna
admin
Administrator
Administrator
Reborn
Reborn
 
Post: 66
Jenis kelamin: Laki2 (Male)
Bergabung: Sab Des 25, 2010 3:14 pm
Church: HKBP Bumi Anggrek
Lokasi: Bekasi
Karma: 0

Kehendak-Mu yang jadi

Postoleh admin » Sel Apr 26, 2011 4:42 pm

Suatu malam di Yerusalem. Yesus baru saja berbagi jamuan istimewa bersama sahabat-sahabatnya. Yesus mengingkatkan mereka tentang saat-saat sulit yang akan menghadang. Sedangkan Yudas telah pergi karena keinginannya sendiri.

Kemudian, Yesus dan sebelas murid pergi keluar kota Yerusalem, melewati Sungkai Kidron, melewati perkebunan zaitun di bukit berikutnya, Bukit Zaitun.

Gambar

Di dalam kebun zaitun, Taman Getsemani, Yesus ingin berdoa. Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes bersamanya dan meminta mereka untuk berjaga dengannya. Kemudian Yesus menyingkir agak jauh seorang diri.

Doa Yesus penuh dengan kesedihan mendalam:
"Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki." Markus 14:36

Ketika kembali menemui para murid, Yesus menemukan mereka sedang tertidur, dan merasa sedih bahwa mereka tidak bisa berjaga bersamanya. Yesus pergi berdoa kedua kalinya, dan ketika kembali mereka tertidur lagi. Sekarang mereka merasa malu. Pada kali ketiga hal itu terjadi, Yesus membangunkan mereka: Yesus dapat melihat pengkhianatnya.
Avatar pengguna
admin
Administrator
Administrator
Reborn
Reborn
 
Post: 66
Jenis kelamin: Laki2 (Male)
Bergabung: Sab Des 25, 2010 3:14 pm
Church: HKBP Bumi Anggrek
Lokasi: Bekasi
Karma: 0

Ciuman Yudas

Postoleh admin » Sel Apr 26, 2011 4:49 pm

Gambar

Yudas datang, bersamanya ada rombongan prajurit yang disediakan para pemuka baginya. Yudas menghampiri Yesus dengan ciuman untuk menunjukkan orang yang harus ditangkap.

Bukit Zaitun


Tempat Yesus dikhianati adalah di sebuah bukit di luar Yerusalem - berhadapan dengan Bait Allah, yang berada di puncak Gunung Sion. Nama bukit itu adalah "Bukit Zaitun", menyatakan bahwa pada zaman Yesus lerengnya tertutup dengan kebun zaitun. Kerimbunanya, tumbuhan semak-semak menghalangi masuknya cahaya pada waktu malam dan bayangannya akan menyembunyikan Yesus dan para murid dari musuh-musuhnya - kecuali jika ada orang yang menunjukkannya.
Avatar pengguna
admin
Administrator
Administrator
Reborn
Reborn
 
Post: 66
Jenis kelamin: Laki2 (Male)
Bergabung: Sab Des 25, 2010 3:14 pm
Church: HKBP Bumi Anggrek
Lokasi: Bekasi
Karma: 0

Yesus ditangkap & mukjizat terakhir

Postoleh admin » Sel Apr 26, 2011 4:53 pm

Tentara-tentara datang menangkap Yesus dan akan membawanya ke Mahkamah Agama. Tiba-tiba terjadilah suatu perkelahian. Salah seorang pelayan imam besar, namun Yesus menyembuhkannya dan membiarkan dirinya dibawa.

Gambar
Avatar pengguna
admin
Administrator
Administrator
Reborn
Reborn
 
Post: 66
Jenis kelamin: Laki2 (Male)
Bergabung: Sab Des 25, 2010 3:14 pm
Church: HKBP Bumi Anggrek
Lokasi: Bekasi
Karma: 0

Penyangkalan Petrus

Postoleh admin » Sel Apr 26, 2011 4:57 pm

Pada saat perjamuan terakhir, Petrus tidak sepenuhnya memahami apa yang dikatakan Yesus, dan bertanya kepadanya untuk menjelaskan kemana Yesus akan pergi. Yesus hanya menjawab bahwa Petrus belum dapat mengikutinya ke sana. Namun Petrus bersikeras mengikuti Yesus.

Kata Petrus:"Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!"

Yesus menjawab: "Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."


Saat Yesus ditangkap, semua murid kecuali Petrus melarikan diri. Dia mengikuti Yesus yang dibawa ke Mahkamah Agama, tua-tua dan ahli taurat di rumah Imam Besar. Petrus duduk di halaman pengadilan, menghangatkan dirinya di dekat api unggun.

Kemudian, seorang pelayan perempuan datang. "Kamu bersama Yesus dari Nazaret, bukan?" tanyanya.

Petrus menyangkalnya, Kemudian Petrus mendengar perempuan itu mengatakan hal yang sama kepada orang lain di halaman pengadilan, dan kembali Petrus menyangkalnya.

Lalu salah satu orang lain datang dan mengatakan hal yang sama. "Dialekmu memperlihatkan kamu dari Galilea, seperti Yesus," katanya. Dan untuk ketiga kalinya Petrus menyangkalnya.

Setelah itu, ayam jantan berkokok. Hari menjelang subuh. Tiba-tiba, Petrus teringat ucapan Yesus bahwa hal ini akan terjadi, dan dia menangis.

Tatapan Yesus

Gambar

Yesus menatap Petrus dalam lukisan abad ke-19

Pada penyangkalan Petrus yang ketiga, Yesus berbalik dan dapat melihat langsung ke arah Petrus. Tatapan itu yang mengingatkan Petrus akan bualan pada malam sebelumnya bahwa Petrus tidak akan berbuat hal seperti itu.

Insiden ini diingat dalam banyak karya seni. Orang-orang Kristen merasa diri mereka sendiri sering mengecewakan Yesus, seperti yang dilakukan Petrus. Gambar tatapan yang diberikan Yesus adalah suatu peringatan kepada mereka agar lebih setia.
Avatar pengguna
admin
Administrator
Administrator
Reborn
Reborn
 
Post: 66
Jenis kelamin: Laki2 (Male)
Bergabung: Sab Des 25, 2010 3:14 pm
Church: HKBP Bumi Anggrek
Lokasi: Bekasi
Karma: 0

Yesus diadili

Postoleh admin » Sel Apr 26, 2011 5:02 pm

Pada waktu tengah malam, Yesus menatap lautan wajah tua-tua dan para ahli Taurat yang membencinya. Mereka ingin menemukan alasan menyingkirkan Yesus.

Satu per satu orang-orang diminta berbicara, namun meskipun mereka bicara bohong, tidak ada bukti bahwa Yesus melakukan hal yang salah. Imam kepala menanyai Yesus tentang ajarannya dan Yesus menjawab:
"Aku berbicara terus terang kepada dunia: Aku selalu mengajar di rumah-rumah ibadat dan di Bait Allah, tempat semua orang Yahudi berkumpul; Aku tidak pernah berbicara sembunyi-sembunyi. Mengapakah engkau menanyai Aku? Tanyailah mereka, yang telah mendengar apa yang Kukatakan kepada mereka; sungguh, mereka tahu apa yang telah Kukatakan." Yohanes 18:20-21

Akhirnya, pengadilan bergantung pada satu pertanyaan yang mereka tanyakan kepada Yesus: "Apakah kamu Mesias, Anak Allah?"

Inilah jawaban yang Yesus berikan:
"Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit." Markus 14:62

Apapun yang dikatakannya, para pendakwa telah memutuskan Yesus adalah masalah. Dalam pengadilan, mereka menyatakan Yesus membuat orang-orang percaya bahwa dia adalah seseorang yang istimewa bagi Allah. Mereka menganggap ini adalah penghinaan terhadap Allah dan Yesus melakukan dosa menghujat Allah.

Karena hanya pejabat Romawi yang berwenang yang diperbolehkan untuk mengeluarkan hukuman mati maka mereka membawa Yesus ke gubernur, Pontius Pilatus.

Pengadilan malam hari

Hukum Yahudi pada zaman Yesus melarang pengadilan dilakukan malam hari - satu alasan praktis untuk hukum ini bahwa seseorang yang kurang tidur tidak bisa membuat keputusan yang baik. Pengadilan di waktu yang tidak sah dan fakta bahwa para saksi dibayar dan Yesus diladili sebelum pejabat yang berwenang, menunjukkan pengadilan ini sangatlah tidak adil.

Pengadilan Yesus pada waktu malam dilakukan di rumah imam kepala, yang bernama Kayafas. Pada zaman Yesus, imam kepala dipilih orang Romawi yang mengingingkan orang di posisi berpengaruh ini akan menjadi orang yang mendukung peraturan mereka.

Gambar

Imam kepala mengenakan ikat kepala (serban) upacara. Menurut instruksi yang diberikan pada zaman Musa, ornamen emas diukirkan dengan kalimat "Dipersembahkan kepada hati Allah".

Penutup dada imam kepala memuat dua belas batu permata - satu dari tiap suku Israel - sebagai pengingat dari kepercayaan bahwa mereka dikasihi Allah.
Avatar pengguna
admin
Administrator
Administrator
Reborn
Reborn
 
Post: 66
Jenis kelamin: Laki2 (Male)
Bergabung: Sab Des 25, 2010 3:14 pm
Church: HKBP Bumi Anggrek
Lokasi: Bekasi
Karma: 0

Cambuk dan mahkota duri

Postoleh admin » Sel Apr 26, 2011 5:08 pm

Gambar

Pilatus tidak dapat menemukan sesuatu pun untuk menyalahkan Yesus. Kemudian Pilatus mengirim Yesus kepada Herodes, dan tidak mengarahkan pada kesalahan apa pun.

Gambar

Pilatus mengirim Yesus untuk dicambuk para serdadunya sebelum dia memutuskan apakah menghukum mati atau tidak. Pilatus dengan senang hati melepaskan Yesus pergi hanya dengan cambukan.

Ecce homo

Gambar

Para serdadu mendandani Yesus dengan jubah raja berwarna warni dan memahkotainya dengan mahkota duri. Yesus berpakaian seperti ini ketika Pilatus membawa Yesus kepada orang banyak dan menanyakan pandangan mereka bagaimana menghukum Yesus. Kata-kata yang dia gunakan dalam bahasa Latin "Ecce homo", artinya "Inilah dia orangnya".
Avatar pengguna
admin
Administrator
Administrator
Reborn
Reborn
 
Post: 66
Jenis kelamin: Laki2 (Male)
Bergabung: Sab Des 25, 2010 3:14 pm
Church: HKBP Bumi Anggrek
Lokasi: Bekasi
Karma: 0

Salibkan Dia

Postoleh admin » Sel Apr 26, 2011 5:13 pm

Gambar

Para pemuka agama terus memperjuangkan hukuman mati bagi Yesus. Maka Pilatus mencoba lagi.

Telah menjadi kebiasaan untuk membebaskan satu orang hukuman pada tiap-tiap hari raya itu menurut permintaan orang banyak. Dan pada waktu itu adalah seorang yang bernama Barabas sedang dipenjarakan bersama beberapa orang pemberontak lainnya. Mereka telah melakukan pembunuhan dalam pemberontakan. Maka datanglah orang banyak dan meminta supaya sekarang kebiasaan itu diikuti juga.

Gambar

Pilatus menjawab mereka dan bertanya: "Apakah kamu menghendaki supaya kubebaskan raja orang Yahudi ini?". Ia memang mengetahui, bahwa imam-imam kepala telah menyerahkan Yesus karena dengki.

Tetapi imam-imam kepala menghasut orang banyak untuk meminta supaya Barabaslah yang dibebaskannya bagi mereka.

Pilatus sekali lagi menjawab dan bertanya kepada mereka: "Jika begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan orang yang kamu sebut raja orang Yahudi ini?"

Maka mereka berteriak lagi, katanya: "Salibkanlah Dia!"

Lalu Pilatus berkata kepada mereka: "Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?"

Namun mereka makin keras berteriak: "Salibkanlah Dia!"

Dan oleh karena Pilatus ingin memuaskan hati orang banyak itu, ia membebaskan Barabas bagi mereka. Tetapi Yesus disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan.

Yudas

Gambar


Ketika Yudas mengetahui bahwa Yesus dihukum mati, dia mengambil uang dan mengembalikannya kepada para imam dan mengatakan bahwa dia telah berdosa mengkhianati orang yang tidak bersalah. Para imam tidak peduli. Matius menuliskan bahwa Yudas melemparkan uang itu dan pergi menggantung diri. Lukas menuliskan bahwa Yudas membeli tanah dan meninggal di sana dengan perut terbelah.
Avatar pengguna
admin
Administrator
Administrator
Reborn
Reborn
 
Post: 66
Jenis kelamin: Laki2 (Male)
Bergabung: Sab Des 25, 2010 3:14 pm
Church: HKBP Bumi Anggrek
Lokasi: Bekasi
Karma: 0

INRI

Postoleh admin » Sel Apr 26, 2011 5:25 pm

Gambar

Orang-orang yang disalib diberi plakat bertuliskan kejahatan mereka yang dipakukan pada kayu salib. Pilatus menulis plakat untuk Yesus. Bunyinya, "Yesus dari Nazaret, Raja orang Yahudi".

Para imam kepala menginginkan Pilatus menggantinya dengan, "Orang ini mengatakan: Akulah Raja orang Yahudi", namun Pilatus berkata bahwa apa yang sudah dia tulis akan tetap tertulis.

Gambar
Kalimat dalam versi bahasa Latin disingkat dengan INRI, seperti banyak terlihat dalam gambar-gambar penyaliban.


Gambar

Pilatus mencuci tangannya di depan orang banyak. Hal itu untuk menunjukkan bahwa dia terbebas dari tanggung jawab akan kematian Yesus.

Pontius Pilatus

Gambar

Lempengan batu di atas ditemukan di Kaisarea, di pesisir tempat Yesus pernah tinggal. Di bawahnya, terdapat tulisan yang masih terlihat dan sebagian sudah hancur. Tulisan itu mengungkapkan bahwa Pilatus membangun sebuah tempat suci untuk Kaisar Tiberius - sewaktu dia menjadi pejabat di daerah itu.
Avatar pengguna
admin
Administrator
Administrator
Reborn
Reborn
 
Post: 66
Jenis kelamin: Laki2 (Male)
Bergabung: Sab Des 25, 2010 3:14 pm
Church: HKBP Bumi Anggrek
Lokasi: Bekasi
Karma: 0

Berikutnya

Kembali ke Diskusi Umum Kristen

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu